Doa setelah Salat Duha, Apa Saja?

Doa setelah Salat Duha, Apa Saja?

Juli 12, 2023 1 By Yuliarti Selli

Salat, adalah menjadi ibadah setiap umat Islam, mengingat Salat yang dilakukan berupa Salat sunah maupun wajib. Salah satunya, ada Salat Duha. Setiap Salat, ada doa akhir masing-masing, jadi tidak bisa disamakan walaupun masih ada Salat sunah lainnya.

Setiap anjuran yang ada, memiliki keistimewaan masing-masing dalam Salat. Ibadah pun, jadi memiliki keistimewaan sendiri, dalam membantu kita di akhirat maupun dunia. Hal ini, berdasarkan hadis H.R. Bukhari, menyebutkan Rasulullah SAW pernah memberi wasiat kepada Abu Hurairah.

Panduan Salat Duha

Terdapat panduan Salat Duha, mulai dari awal hinga akhir, berikut liputannya:

1. Niat Salat Duha

Niat Salat duha, dibaca sebelum menunaikan ibadah Salat ini. Setiap Salat, dilakukan selama 2 rakaat, dan minimal 1 kali Salat. Berikut ini, niat Salat Salatnya:

أصلى سنة الضحى ركعتين لله تعالى

“Ushalli sunnatad duha rak’ataini lillahi ta’ala”.

Artinya: Aku niat shalat dua dua rakaat karena Allah.

2. Doa setelah Salat Duha

Doa setelah Salat duha, diantaranya:

اللَّهُمَّ إنَّ الضُّحَى ضَحَاؤُك وَالْبَهَا بَهَاؤُك وَالْجَمَالُ جَمَالُك وَالْقُوَّةُ قُوَّتُك وَالْقُدْرَةُ قُدْرَتُك وَالْعِصْمَةُ عِصْمَتُك اللَّهُمَّ إنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضَحَائِكَ وَبِهَائِك وَجَمَالِك وَقُوَّتِك وَقُدْرَتِك آتِنِي مَا آتَيْت عِبَادَك الصَّالِحِينَ

“Allahumma innad duhaa duha uka, wal bahaa bahaa-uka, wal jamaala jamaa-luka, wal quwwaata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma inkaana rizqi fis-samaa-i fa-anzilhu, wainkaana fil-ardli fa akhrijhu, wainkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana charooman fathohhirhu, wainkaana ba’iidan faqorribhu, bichaqqi duhaaika, wajaamalika, wabahaaika, waqudrotika, waquwwatika, waishmatika, aatini maa’ataita ‘ibaadakash-sholihiin”.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya waktu duha adalah duha-Mu, dan keindahan adalah keindahan-Mu, dan kebagusan adalah kebagusan-Mu, dan kemampuan adalah kemampuan-Mu, dan kekuatan adalah kekuatan-Mu, serta perlindungan adalah perlindungan-Mu.”

Terkait  Kultum Singkat untuk Sehari-hari

“Ya Allah apabila rezekiku berada di langit maka mohon turunkanlah, bila di bumi mohon keluarkanlah, bila sulit mudahkanlah, bila jauh dekatkanlah, dan bila haram bersihkanlah, dengan haq duha-Mu, keindahan-Mu, kebagusan-Mu, kemampuan-Mu, kekuatan-Mu dan perlindungan-Mu, berikanlah kepadaku apa saja yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Tata Cara Salat Duha

Tata cara Salat Duha, diantaranya:

  1. Membaca niat Salat Duha.
  2. Mengucap takbiratul ihram.
  3. Membaca surah Al-Fatihah.
  4. Membaca surah Asy-Syams 91 atau Al-Kafirun 109.
  5. Melakukan rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti Salat Fardu.
  6. Membaca surah Al-Fatihah.
  7. Membaca surah Ad-Duha 93 atau Al-Ikhlas 112
  8. Melakukan rukuk, iktidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti Salat fardu.
  9. Duduk dan membaca tasyahud akhir.
  10. Salam.

Tentang Salat Duha

Salat Duha, merupakan Salat sunah yang bisa dilakukan dimulai saat matahari mulai terbit, hingga menjelang waktu Dzuhur. Salat Duha, dapat dilakukan sekitar jam 9 pagi. Salat ini, identik untuk mengharapkan rezeki dari Allah.

Keutamaan Salat Duha, bisa meraih rezeki dengan barokah (berkah), dan itu tercukupi, tidak habis-habis. Jika dilakukan 12 rakaat, maka Allah akan memberikan istana bagi yang melaksanakan (hambanya), di surga, diampuni dosanya, dan mendapatkan hal baik lainnya.

Hal ini, sesuai dengan riwayat yang ada, mulai dari Nabi Muhammad SAW, hingga HR. Tirmidzi. Semoga, kita termotivasi untuk melakukan Salat Duha, entah sering atau sesekali. Aamiin.