Nabi yang tidak Disebutkan dan yang Diesbutkan dalam Al-Qur’an. Siapa Saja?

Nabi yang tidak Disebutkan dan yang Diesbutkan dalam Al-Qur’an. Siapa Saja?

Januari 21, 2023 0 By Yuliarti Selli

Dari semua nabi utusan Allah, hanya sebagian yang dimasukkan ke dalam Al-Qur’an, karena dalam Al-Qur’an lebih ke pedoman hidup dan akhirat, bukan untuk kitab sejarah. Jadi, nabi-nabi yang ada dalam Al-Qur’an, menjadi patokan atau hikmah, agar kehidupan semakin baik.

Al-Qur’an juga bukan sirah, atau mu’jam orang-orang, sehingga kita dapat mengkaji riwayat hidup para nabi. Al-Qur’an sebagai kitab petunjuk, pengajaran, tarbiyah, pensucian, dan peringatan. Tujuan ini dapat terlaksana dengan menyebut sebagian nama nabi, dan riwayat hidupnya sebelumnya.

Tentang Nabi dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an, memandang perlu adanya penceritaan nabi jika itu memang diperlukan dalam pengajaran manusia, melalui penggalan sejarah yang ada. Hal tersebut, sebagai sunnah Ilahi (filsafat sejarah) dan “hikmah-hikmah dan poin-poin” sehingga ajarannya bisa masuk ke jiwa, kokoh, dan kuat.

Misal, penyebutan Nabi Musa As dalam Al-Qur’an sebanyak 100 kali lebih. Kisahnya tertuang dalam 28 Surat, dan isi penggalan yang ada hanya berkaitan dengan sejarah, catatan tanggal lahir, wafat tidak disebutkan. Al-Qur’an memang lebih menitikberatkan pada peristiwa-peristiwa penting dan edukatif.

Dari Al-Qur’an, kita mengetahui kisah-kisah nabi pada masa pewahyuan, walaupun kita belum lahir. Dan karyanya, atau jejak-jejak baiknya, bisa kita jadikan pelajaran. Masalah nabi ada yang tidak disebutkan dalam Al-Qur’an, karena tidak ada info masyarakat dan lingkungan pada masa pewahyuan.

Alasan tidak Semua Nabi Disebutkan dalam Al-Qur’an

Alasan selanjutnya, Nabi yang tidak disebutkan dalam Al-Qur’an, bisa saja karena kitab dan karya yang ada pada masa itu, sehingga jarang terekspos oleh banyak orang, sehingga masyarakat juga belum ada wawasan untuk menjaga atau memviralkan kisah nabi saat itu.

Sesuai ayat Al-Qur’an yang isiannya dipertegas dalam Surat Al-Nisa, ayat 163-164 dan Surat Ghafir, ayat 78, disebutkan kisah-kisah sebagian para nabi sebanyak 25 orang dan kisah-kisah sebagian besar nabi lainnya tidak disebutkan.

Jika melihat kepada isi Al-Qur’an, secara kasat mata dapat kita saksikan bahwa sejarah seluruh nabi tidak disebutkan secara rinci dan detail. Untuk cerita Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Ibrahim hanya disebutkan penggalan dari kehidupan mereka. Sebagian riwayat menyebutkan jumlah nabi mencapai 124.000.

Nama-nama Nabi yang Disebutkan dalam Al-Qur’an

Berikut ini, adalah nama-nama nabi yang sekaligus menjadi rasul utusan Allah, yang disebutkan dalam Al-Qur’an, diantaranya:

1. Nabi Adam AS

Nabi Adam AS, berusia 93 tahun dengan periode sejarah mulai dari 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi, berada di India ada yang berpendapat di Jazirah, Arab. Jumlah keturunan, 40 laki-laki dan perempuan. Ada yang berpendapat wafat di India, ada yang di Mekkah.

2. Nabi Idris AS

Nabi Idris AS, mmeiliki nama lain Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Beliau merupakan garis keturunan dari Nabi Adam AS, Syits, Anusy, Qinan, Mihlail, Yarid, dan akhirnya beliau. Usia 345 tahun, denngan periode sejarah 4533-4188 SM.

3. Nabi Nuh AS

Nabi Nuh, juga memiliki nama lain, yaitu Yasykur, Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis keturunan dari Nabi Adam AS, masih dan keturunan dari Nabi Idris AS, dengan ayah bernama Lamak. Usia 950 tahun, dengan periode sejarah 3993-3043 SM.

4. Nabi Hud AS

Nama lengkap beliau, Nabi Hud bin Abdullah merupakan garis keturunan dari Nabi Adam AS. Merupakan anak dari Abdullah. Usia nabi, 130 tahun, dengan periode sejarah 2450-2320 SM. Tempat diutusnya, berada di Al-Ahqaf (antara Yaman dan Oman). Wafat di bagian Timur Hadhramaut Yaman.

5. Nabi Saleh AS

Nama lengkap nabi ini, Shalih bin Ubaid. Keturunan Nabi Adam AS, dan anak dari Ubaid. Usia 70 tahun, dengan periode sejarah 2150-2080 SM. Tempat diutusnya, berada di Daerah al-Hijr (Mada’in Shalih, antara Madinah dan Syria). Wafat di Mekah.

Nabi yang lain, meliputi Nabi Ibrahim AS, Nabi Luth AS, Nabi Ismail AS, Nabi Ishaq AS, Nabi Yaqub AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Ayyub AS, Nabi Syuaib AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Zulkifli AS, Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Ilyas AS, Nabi Ilyasa AS.

Ada juga Nabi Yunus AS, Nabi Zakariya AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. Semoga, kita tetap selamat dunia akhirat. Amin.