Drama Korea Tahun Lalu yang Wajib Ditonton
Mei 24, 2025Tahun 2024 menjadi saksi lahirnya berbagai drama Korea yang mengangkat kehidupan anak muda dengan segala kompleksitasnya. Dari romansa manis hingga perjuangan melawan ketidakadilan, industri hiburan Korea Selatan terus menghadirkan cerita-cerita yang resonan dengan penonton muda. Artikel ini akan membahas beberapa dramaKorea tahun lalu yang menyoroti dinamika kehidupan anak muda, menawarkan perspektif segar dan relevan bagi generasi saat ini.
1. “Hierarchy” – Ketika Status Sosial Menentukan Segalanya
“Hierarchy” membawa kita ke dalam dunia Jooshin High School, institusi elit tempat hanya 0,01% siswa teratas yang diterima. Drama ini menggambarkan persaingan ketat, persahabatan, dan romansa yang berkembang di antara para siswa. Ketegangan meningkat ketika seorang siswa baru dengan rahasia kelam memasuki sekolah tersebut, mengancam tatanan sosial yang sudah ada. Dengan latar belakang yang glamor namun penuh intrik, “Hierarchy” mengajak penonton merenungkan dampak status sosial terhadap hubungan antarindividu.
2. “Pyramid Game” – Survival di Tengah Permainan Popularitas
Bayangkan jika popularitas di sekolah ditentukan melalui pemungutan suara bulanan, dan mereka yang berada di peringkat terbawah menjadi target perundungan. Itulah premis dari “Pyramid Game”. Drama ini mengikuti Sung Soo Ji, seorang siswi pindahan yang harus bertahan dalam sistem hierarki sosial yang kejam di Baekyeon Girls’ High School. Melalui narasi yang menegangkan, “Pyramid Game” menyoroti isu perundungan dan tekanan sosial di kalangan remaja.
3. “Lovely Runner” – Perjalanan Waktu Demi Menyelamatkan Idola
“Lovely Runner” mengisahkan Im Sol, seorang penggemar berat Ryu Sun-jae, seorang selebriti papan atas yang meninggal secara tragis. Secara ajaib, Im Sol kembali ke masa lalu, tepat saat mereka berusia 19 tahun, dengan tekad mengubah takdir Sun-jae. Drama ini memadukan elemen fantasi dan romansa, mengeksplorasi sejauh mana seseorang bersedia berjuang demi orang yang dikasihinya.
4. “High School Return of a Gangster” – Jiwa Tua dalam Raga Muda
Bagaimana jika jiwa seorang gangster berusia 47 tahun terperangkap dalam tubuh seorang siswa SMA yang menjadi korban perundungan? “High School Return of a Gangster” menjawab pertanyaan ini dengan mengikuti perjalanan Kim Deuk-pal yang, setelah mencoba menyelamatkan seorang siswa dari bunuh diri, mendapati dirinya dalam tubuh siswa tersebut. Drama ini menyajikan kombinasi aksi, komedi, dan pesan tentang pentingnya keberanian menghadapi ketidakadilan.
Baca juga: Drama Korea Terbaik 2025
5. “Begins ≠ Youth” – Persahabatan dan Impian di Tengah Tantangan
Terinspirasi dari semesta BTS, “Begins ≠ Youth” menceritakan perjalanan tujuh pemuda yang menghadapi berbagai tantangan dalam mengejar impian mereka. Drama ini menyoroti pentingnya persahabatan, ketekunan, dan bagaimana menghadapi rintangan yang datang dalam perjalanan menuju kedewasaan. Dengan karakter yang relatable, penonton diajak merasakan lika-liku emosi yang dialami para tokoh.
6. “Social Savvy Class 101” – Popularitas dan Identitas Diri
Di era media sosial, menjadi populer bisa menjadi obsesi bagi sebagian remaja. “Social Savvy Class 101” mengikuti Kang Woo-bin dan Kim Ji-eun yang membuat kesepakatan untuk berpura-pura menjadi pasangan demi meningkatkan status sosial mereka di sekolah. Namun, mereka segera menyadari bahwa popularitas tidak selalu sejalan dengan kebahagiaan sejati. Drama ini mengajak penonton merenungkan makna sebenarnya dari identitas dan penerimaan diri.
7. “Jeongnyeon: The Star Is Born” – Mengejar Mimpi di Panggung Tradisional
Berlatar belakang tahun 1950-an, “Jeongnyeon: The Star Is Born” menceritakan perjalanan seorang gadis berbakat dalam seni pertunjukan tradisional Korea, Yeoseong Gukgeuk. Drama ini menampilkan perjuangan, pengorbanan, dan semangat juang dalam meraih mimpi di tengah keterbatasan zaman. Melalui kisah ini, penonton diajak menghargai warisan budaya dan pentingnya mempertahankannya.
8. “Resident Playbook” – Dinamika Kehidupan Residen Muda
Spin-off dari “Hospital Playlist”, “Resident Playbook” berfokus pada kehidupan empat residen baru di departemen OB-GYN Yulje Medical Center. Drama ini menggambarkan tantangan profesional dan personal yang mereka hadapi, termasuk dilema etika, tekanan pekerjaan, dan hubungan interpersonal. Dengan pendekatan yang realistis, penonton diajak memahami kompleksitas dunia medis dari perspektif para dokter muda.
9. “Dear Hongrang” – Romansa di Tengah Kontroversi
“Dear Hongrang” mengisahkan Jae Yi yang bertemu kembali dengan saudara tirinya yang hilang, Hongrang, yang kembali tanpa ingatan masa lalunya. Ketika perasaan romantis mulai tumbuh di antara mereka, muncul pertanyaan tentang batasan hubungan keluarga dan cinta. Drama ini menantang norma sosial dan mengeksplorasi kompleksitas emosi manusia.
Cahya Cantika adalah alumnus UIN yang aktif sebagai penulis lepas sejak 2021. Ia sering menulis artikel seputar hukum Islam, ibadah, dan kehidupan muslim sehari-hari dengan pendekatan yang mudah dipahami serta mengacu pada sumber-sumber keislaman yang kredibel.








