Adab Bertetangga Dalam Islam, Ada Apa Saja? Simak 6 Ini

Adab Bertetangga Dalam Islam, Ada Apa Saja? Simak 6 Ini

September 10, 2022 0 By Yuliarti Selli

Dalam hidup, kita harus rukun dengan tetangga dan jangan sampai ada gejolek permusuhan atau tidak menjalin ukhuwah. Di Islam sendiri, tetangga memiliki hak-hak tertentu dalam beberapa hadits yang disebutkan oleh Rasulullah SAW. Mulai dari hak mendapatkan rasa aman hingga gangguan dari orang.

Dengan adanya keberagaman atau perbedaan karakteristik, maka kita sebagai manusia harus memahami bahwa setiap perbedaan itu pasti ada. Hal tersebut memang bisa menjadi suatu pertentangan atau sumber dalam permusuhan, tapi selama patokannya secara Islami, pasti bisa diatasi.

Berikut ini adab bertetangga dalam islam, diantaranya:

1. Utamakan salam

Dalam artian, selama kita bertemu dengan orang dimanapun tempatnya, tetap utamakan salam sebagai awalan perkenalan maupun pembukaan. Memberi salam terlebih dahulu, merupakan adab bertetangga yang baik, yang bisa ditiru. Hal ini dinilai sopan dan jika diaplikasikan sehari-hari akan menjadi bagus.

Orang yang bertetangga, juga dianjurkan untuk saling sapa, atau setidaknya menjawab salam dengan benar. Karena ini mengucapkan salam cukup perlu. Secara akhlak, bagi yang mengucapkan salam terlebih dahulu dianggap baik.

2. Tidak mengganggu tetangga

Dalam artian, dalam bertetangga jangan suka mengganggu dari dalam maupun luar, yang mana nantinya menimbulkan rasa tidak nyaman bagi orang tersebut. Adab ini harus diikuti agar ada rasa saling menghargai yang mana membuat nyaman bersama. Privasi masing-masing.

Adab ini pernah dibahas dalam Hadits Riwayat Bukhari, di mana Rasulullah SAW bersabda saat itu, dan bisa kita ambil contoh dalam sehari-hari. Misal, ada ketentuan di kampung bahwa matikan mesin dimulai jam 9 malam, maka kita wajib mematuhi daripada mengganggu orang yang lain.

3. Atasi gangguan tetangga dengan benar

Jika tetangga mengganggu anda, maka pelu baiknya kita bersabar. Memang, tetap boleh menegur tetapi dengan cara yang sopan, tidak menyakiti hati, alias baik. Gangguan tersebut bisa dibalas dengan kebaikan, sehingga semakin mulia kita di sisi Tuhan (Allah).

Terkait  Kesultanan Ternate: Sejarah Munculnya, Kejayaan, dan Struktur Pemerintahannya

Rasulullah SAW bersabda bahwa salah satu kelompok manusia yang dicintai oleh Allah adalah orang yang tetap bersabar saat disakiti maupun diganggu oleh tetangganya secara terus menerus, sampai mereka dipisah karena kematian menjemput atau karena keberangkatannya.

4. Hindari mengobrol terlalu lama yang tidak perlu

Tidak lama-lama dalam berbicara adalah hal yang penting, karena tidak memunculkan fitnah dan dosa. Apalagi kita sedang membahas hal-hal yang tidak terlalu penting, misal gossip atau isu tetangga. Walaupun hidup bertetangga tidak terlepas dari hal itu, kita perlu menghindari.

adab bertetangga

Perbincangan yang sewajarnya membawa hal yang baik dan berdampak positif pada hasil. Jangan sampai kita suka menggunjing orang sampai-sampai kita yang bertambah dosa, dan yang digunjing mendapat pahala. Lebih baik berlomba-lomba dalam beramal sholeh.

5. Memaafkan kesalahan ucap seseorang

Saat tetangga ada perkataan yang tak enak di hati, maka kita perlu memaafkannya. Karena setiap orang tidak harus merasakan lingkungan yang kita bentuk dari kecil atau tidak semua orang mendapatkan perlakukan hidup seperti yang kita dapatkan sekarang.

Kadang seseorang berkata kasar tidak bermaksud buruk, karena lingkungannya seperti itu jadi seperti itu. Bisa jadi nantinya kita salah berucap, pasti. Kadang kita tidak sadar juga, jadi diwajari selama tidak di luar batas dan tetap sabar dan memaafkan.

6. Siap menolong tetangga yang butuh bantuan

Dalam hal ini, kita sebagai orang yang bertetangga harus mau memberikan bantuan setidaknya jika mereka meminta bantuan. Misal ada hajat atau lain sebagainya, setidaknya kita ada disana, walaupun tidak harus selalu ada.

adab bertetangga dalam islam

Jika ada tetangga yang kekurangan harta dan kita bisa menolongnya, maka bisa untuk menolong. Karena yang namanya rezeki tidak kemana-mana, apalagi dengan sodaqoh pasti lancar jaya. Memberi bantuan tanpa harus diminta merupakan bagian amal yang baik.

Terkait  Doa setelah Salat Duha, Apa Saja?

Itulah adab dalam bertetangga yang baik, yang bisa dicoba.