Mengenal Sejarah dan Kisah Nuzulul Qur’an

Mengenal Sejarah dan Kisah Nuzulul Qur’an

April 15, 2023 0 By Yuliarti Selli

Istilah Nuzulul Qur’an mungkin sangat tidak asing bagi umat muslim, terutama mereka yang betul-betul menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Peristiwa penting Nuzulul Qur’an ini biasanya jatuh pada tanggal 17 Ramadan dan memuat sejarah besar di dalamnya.

Umat muslim yang ada di seluruh dunia akan menyambut dengan suka cita momen ini. Sebab, Nuzulul Qur’an sendiri merupakan peristiwa turunnya Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi umat Islam hingga saat ini.

Sejarah Singkat Proses Turunnya Al-Qur’an

Al-Qur’an diturunkan melalui dua tahapan, salah satunya melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Saat itu sekitar 610 SM, Rasullullah SAW berada di Gua Hira untuk melakukan uzlah (menyepi) atau merenung demi menenangkan hati.

Beliau berusia 40 tahun saat momen ini datang dan sedang dalam masanya senang melakukan uzlah. Atas izin Allah SWT, Malaikat Jibril kemudian turun untuk menyampaikan wahyu-Nya. Ayat yang pertama kali turun tak lain adalah surat Al-Alaq yang terdapat 5 ayat di dalamnya.

Ketika diminta untuk membaca surat tersebut oleh Malaikat Jibril, Rasullullah SAW justru bergeming dan mengaku belum bisa membacanya. Setelah itu, Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca melalui surat Al-Alaq.

Tanda Nabi Muhammad telah Diangkat

Surat tersebut, juga menjadi tanda jika Muhammad telah diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Setidaknya selama 23 tahun Al-Qur’an kemudian turun secara bertahap di mana dalam setiap ayatnya disesuaikan oleh Allah SWT dengan keadaan sosial.

Kisah para nabi sejak dulu hingga hikmah apa saja yang bisa kita dapatkan. Surat Al-Maidah ayat 3 menjadi ayat terakhir yang turun dan waktunya sesudah Ashar tepat di hari Jumat pada saat musim haji terakhir di Padang Arafah.

Terkait  Keutamaan Berdoa Saat Hujan

Nabi Muhammad dengan gembira menyampaikan pada sahabat bahwa agama Islam telah benar-benar sempurna dengan turunnya Al-Qur’an untuk menjadi petunjuk seluruh umat manusia di muka bumi. Proses turunnya Al-Qur’an yang panjang dan memakan waktu lama sangatlah berkesan.

Istilah dan Arti Nuzulul Qur’an

Nuzulul Qur’an sendiri berasal dari dua kata yaitu nuzul dan Qur’an, di mana nuzul artinya menurunkan sesuatu dari tempat tinggi ke tempat rendah. Jika kalimat Nuzulul Qur’an digabungkan maka memiliki arti turunnya Al-Qur’an dari tempat tinggi ke muka bumi melalui perantara Malaikat Jibril.

Saat malam Nuzulul Qur’an tiba, umat muslim percaya bahwa Allah SWT mengutus para malaikatnya demi memberikan doa kepada setiap orang yang beribadah. Tak heran saat pertengahan Ramadan tiba, banyak umat muslim yang memperketat ibadah mereka dengan melakukan berbagai hal.

Mulai dari iktikaf di masjid, perbanyak salat tarawih hingga witir, sedekah, dzikir sampai tadarus Al-Qur’an agar mereka menjadi salah satu yang mendapatkan berkat dari malam tersebut. Sebagai catatan, proses turunnya Al-Qur’an selama 23 tahun.

Tempat Turunnya Al-Qur’an

terbagi menjadi dua tempat di mana 10 tahun saat Nabi Muhammad SAW berada di Makkah lalu 13 tahun saat beliau berada di Madinah. Hingga kini, ada banyak pertanyaan tentang agama Islam yang mencuat ke permukaan tapi dengan mudah kita bisa menemukannya di dalam Al-Qur’an.

Malam Nuzulul Qur’an selalu menjadi malam yang penuh dengan limpahan berkah, sehingga sangat sayang apabila dilewatkan. Makna yang terkandung dan setiap proses turunnya Al-Qur’an begitu penting.

Umat muslim sendiri percaya bahwa kitab suci tersebut membawa jawaban untuk seluruh hal-hal yang dipertanyakan di dunia ini. Itulah, kisah dan sejarah Nuzulul Qur’an, semoga bermanfaat.

Terkait  Ilmu dan Adab, Mana yang Didahulukan?