Surat Al-Waqi’ah, Ayat 1-25

Surat Al-Waqi’ah, Ayat 1-25

Juli 18, 2023 0 By Yuliarti Selli

Surat Al-Waqi’ah adalah, merupakan surat ke-56 dalam Al-Qur’an. Berada di juz ke-27, jumlah ayat 96. Al-Waqi’ah sendiri, menerangkan tentang datangnya Kiamat bagi para muslim. Pembahasannya, lebih ke dunia akhirat. Bahasan tersebut, sebagai bantahan dari perkataan orang-orang yang meragukannya.

Pembahasan, juga berkait dengan orang yang menyekutukan Allah, meragukannya, dan mendustakan Al-Qur’an. Awal surat, dibuka dengan penjelasan arti Kiamat itu sendiri, dan menegaskan kepastian akan datangnya hari Kiamat.

Berikut, adalah ayat ke-1 sampai ke-25.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اِذَا وَقَعَتِ الۡوَاقِعَةُ

Izaa waqa’atil waaqi’ah

  1. Apabila terjadi hari Kiamat,

Ayat ke-1

لَيۡسَ لِـوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ‌

Laisa liwaq’atihaa kaazibah

  1. terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal).

Ayat ke-2

خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ

Khafidatur raafi’ah

  1. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).

Ayat ke-3

اِذَا رُجَّتِ الۡاَرۡضُ رَجًّا

Izaa rujjatil ardu rajjaa

  1. Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

Ayat ke-4

وَّبُسَّتِ الۡجِبَالُ بَسًّا

Wa bussatil jibaalu bassaa

  1. dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,

Ayat ke-5

فَكَانَتۡ هَبَآءً مُّنۡۢبَـثًّا

Fakaanat habaaa’am mumbassaa

  1. maka jadilah ia debu yang beterbangan,

Ayat ke-6

وَّكُنۡـتُمۡ اَزۡوَاجًا ثَلٰـثَـةً

Wa kuntum azwaajan salaasah

  1. dan kamu menjadi tiga golongan,

Ayat ke-7

فَاَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ

Fa as haabul maimanati maaa as haabul maimanah

  1. yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu,

Ayat ke-8

وَاَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِؕ

Wa as haabul mash’amati maaa as haabul mash’amah

  1. dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu,

Ayat ke-9

وَالسّٰبِقُوۡنَ السّٰبِقُوۡنَۚ

Wassaabiquunas saabiquun

  1. dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga).

Ayat ke-10

اُولٰٓٮِٕكَ الۡمُقَرَّبُوۡنَ‌ۚ

Ulaaa’ikal muqarrabuun

  1. Mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah),

Ayat ke-11

فِىۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ

Terkait  Rekomendasi Mukena untuk Lebaran dan Hari-hari Baikmu!

Fii Jannaatin Na’iim

  1. Berada dalam surga kenikmatan,

Ayat ke-12

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏

Sullatum minal awwaliin

  1. segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

Ayat ke-13

وَقَلِيۡلٌ مِّنَ الۡاٰخِرِيۡنَؕ

Wa qaliilum minal aa khiriin

  1. dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.

Ayat ke-14

عَلٰى سُرُرٍ مَّوۡضُوۡنَةٍۙ

‘Alaa sururim mawduunah

  1. Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata,

Ayat ke-15

مُّتَّكِـــِٕيۡنَ عَلَيۡهَا مُتَقٰبِلِيۡنَ

Muttaki’iina ‘alaihaa mutaqabiliin

  1. mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.

Ayat ke-16

يَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَانٌ مُّخَلَّدُوۡنَۙ‏

Yatuufu ‘alaihim wildaa num mukkhalladuun

  1. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

Ayat ke-17

بِاَكۡوَابٍ وَّاَبَارِيۡقَ وَكَاۡسٍ مِّنۡ مَّعِيۡنٍۙ‏

Bi akwaabinw wa abaariiq, wa kaasim mim ma’iin

  1. dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

Ayat ke-18

لَّا يُصَدَّعُوۡنَ عَنۡهَا وَلَا يُنۡزِفُوۡنَۙ

Laa yusadda’uuna ‘anhaa wa laa yunzifuun

  1. mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

Ayat ke-19

وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوۡنَۙ

Wa faakihatim mimmaa yatakhaiyaruun

  1. dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,

Ayat ke-20

‏ وَلَحۡمِ طَيۡرٍ مِّمَّا يَشۡتَهُوۡنَؕ

Wa lahmi tairim mimmaa yashtahuun

  1. dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.

Ayat ke-21

وَحُوۡرٌ عِيۡنٌۙ

Wa huurun’iin

  1. Dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah,

Ayat ke-22

كَاَمۡثَالِ اللُّـؤۡلُـوٴِالۡمَكۡنُوۡنِ‌ۚ

Ka amsaalil lu’lu’il maknuun

  1. laksana mutiara yang tersimpan baik.

Ayat ke-23

جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ

Jazaaa’am bimaa kaanuu ya’maluun

  1. Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan.

Ayat ke-24

لَا يَسۡمَعُوۡنَ فِيۡهَا لَغۡوًا وَّلَا تَاۡثِيۡمًا

Laa yasma’uuna fiihaa laghwanw wa laa taasiimaa

  1. Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa,

Ayat ke-25

Itulah, surat Al-Waqi’ah, dimulai dari ayat ke-1 sampai ke-25. Semoga bermanfaat!