Mengapa Jasad Orang Muslim Dikafani dan Dikubur

Mengapa Jasad Orang Muslim Dikafani dan Dikubur

Januari 2, 2023 0 By cahaya

Saat seorang muslim meninggal maka ia harus segera disucikan, dikafani, disholatkan untuk kemudian dikuburkan. Namun tahukah kalian mengapa jasad umat muslim dikafani dan dikuburkan?

Mengapa Orang Muslim Dikafani?

Setiap manusia lahir dengan tidak membawa harta benda di dunia, inilah sebabnya umat muslim percaya bahwa setelah meninggal dunia ia pun tidak diperkenankan membawa harta benda keduniawian, hanya kain kafan saja yang menemaninya ke liang lahat. Kain kafan untuk laki-laki berjumlah 3 lapis sementara untuk wanita lima lapis menurut jumhur ulama.

Apakah kain kafan harus berwarna putih?

Dalam sebuah hadits diriwayatkan  “Pakailah pakaian yang berwarna putih dan kafanilah mayit dengan kain warna putih. Karena itu adalah sebaik-baik pakaian kalian” (HR. Abu Daud no. 3878, Tirmidzi no. 994, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami no.1236) Dengan demikian warna kain kafan putih adalah sunnah, namun karena umat muslim mencintai perintah Rasulnya kebanyakan umat muslim dikafani menggunakan kain warna putih.

Mengapa Jasad Umat Muslim Dikuburkan

Salah satu penjelasan mengapa jasad kaum mukminin dikuburkan, didapatkan dari penceramah kondang Dr. Zakir Naik, beliau menyebutkan menguburkan jasad adalah sunatullah atau ketetapan Allah, bahwa manusia berasal dari tanah, seyogyanya ia dikembalikan ke tanah.

Mengapa umat muslim dikuburkan bukan dibakar seperti umat Hindu dan Konghucu? Alasan mengapa umat muslim dikuburkan bukan dibakar jasadnya

Cara Paling Hemat dan Efisien

Umat islam dikuburkan secara minimalis, hanya membutuhkan ruang 2×1 meter, dan Rasul sendiri melarang umatnya membangun bangunan megah sebagai nisannya. Hal ini agar dana yang ada diperuntukkan untuk keluarga yang masih hidup, memberi kemaslahatan umat sehingga dapat menjadi amalan bagi si mayit.

Kita tentu mengetahui di berbagai belahan dunia, ada upacara pemakaman yang menghabiskan dana besar, baik kematian Ratu Elizabeth II, pemakaman para Fir’aun di Mesir dengan Piramidanya, para kaisar di China dengan harta benda serta ratusan kuda, umat islam tidak seperti itu, lahir dengan sederhana tanpa harta benda dan meninggal pun tidak membawa bekal selain amal ibadahnya.

jenazah umat muslim dikafani dan dikuburkan

Mencegah Kerusakan Alam

Karena untuk membakar jasad memerlukan batang pohon, minyak, atau bahan lain untuk menghanguskan si mayit. Semakin banyak jasad yang dibakar akan mengharuskan penebangan pohon lebih banyak, penggunaan minyak lebih banyak dan lain sebagainya yang menjadikan alam tereksploitasi hanya untuk menghilangkan jejak jenazah di muka bumi.

Mengembalikan Tubuh Fisik ke Tanah

Manusia berasal dari tanah, sehingga ia dikembalikan ke tanah, selain itu jasad yang dikuburkan dapat digunakan oleh tumbuhan dan makhluk hidup lain agar dapat hidup. Jasad yang dikuburkan akan menjadi unsur hara yang akan membantu menyuburkan tanaman.

Mencegahnya Menularkan Penyakit

Jasad manusia dapat menularkan penyakit jika tidak dikuburkan, mulai dari bakteri, virus, dan jamur yang berkembang biak pada jasad, serta tentunya bau yang sangat tidak sedap. Dengan dikebumikan di kedalaman tanah di bawah 1.5 meter, maka diharapkan tidak akan memberikan bahaya kepada manusia lain yang masih hidup.

Itulah beberapa alasan mengapa jasad orang muslim dikafani dan dikuburkan.