Apakah Menikah di Bulan Suro/ Muharram Dilarang dalam Islam?

Apakah Menikah di Bulan Suro/ Muharram Dilarang dalam Islam?

Agustus 18, 2022 0 By cahaya

Umat Islam merayakan Tahun Baru Hijriyah 1443 pada 10 Agustus 2021 dan diteruskan dengan libur nasional Tahun Baru Hijriyah yang diputuskan Kementerian Agama jatuh pada 11 Agustus 2021.

Di momen Tahun Baru Hijriyah yang dimulai pada Bulan Muharram atau Bulan Suro ini, banyak sekali informasi yang beredar mengenai amalan-amalan yang hendaknya dikerjakan untuk mendapatkan pahala Allah SWT.

Di antaranya adalah puasa Asyura yang paling utama dilakukan di tanggal 8, 9, dan 10 Muharram yang jatuh pada tanggal 17, 18, dan 19 Agustus 2021.

Pada bulan ini umat manusia juga dianjurkan untuk bersedekah, sebagai sarana untuk muhasabah diri untuk menyesali perbuatan dosa. Dosa-dosa yang berlalu demi menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Selain anjuran untuk beribadah di Bulan Muharram, beredar pula mitos mengenai larangan menikah di bulan ini.

mitos larangan menikah bulan suro muharram

Bulan Muharram atau Suro merupakan awal bulan dalam tahun baru Hijriah/Islam. Memasuki tahun yang baru tentu banyak juga yang ingin memiliki status yang baru, terutama bagi yang jomblo.

Namun akan timbul pertanyaan apakah menikah di bulan Suro atau Muharram diperbolehkan dalam Islam?

Sebab ada sebagian masyarakat Indonesia yang berpendapat jika menikah di bulan Suro atau Muharram akan mendatangkan malapetaka atau sial. Larangan menikah di Bulan Muharram atau Bulan Suro menurut kalender Jawa ini dipercaya dapat mendatangkan bala, membuat hubungan suami istri tidak harmonis, dan buruk untuk pasangan suami istri.

Hayo siapa yang lagi cari bulan dan tanggal bagus untuk menikah malah jadi galau? 

Bicara soal menikah, tentunya banyak persiapan, sekaligus pertimbangan kapan waktu dan tempat yang tepat untuk melangsungkan pernikahan.

Nah jika kebetulan kalian dapat bulan pernikahan tepat di bulan suro kira-kira gimana ya bagus tidak untuk dipakai hajatan?

Terkait  Kisah Empati Rasulullah yang Perlu Dijadikan Teladan

Benarkah menikah di bulan Suro atau Muharram hukumnya haram?

Tidak ada bulan terlarang untuk menikah,” kata Buya Yahya.

Mengapa demikian?

Buya Yahya menjelaskan secara gamblang bahwa semua bulan merupakan bulan baik. Sebab hari yang baik adalah saat umat Islam melakukan ibadah. Sedangkan menikah merupakan salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim dan sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.

Apalagi ibadah yang bisa dilakukan sesegera mungkin seperti menikah. Umat Muslim yang telah bertemu jodohnya di bulan Suro atau Muharram bisa melangsungkan pernikahan di bulan tersebut.

mitos menikah di bulan suro muharram dilarang islam

Bahkan menikah dapat dilangsungkan jika orang tuanya meninggal dan belum dikuburkan. Sebab perintah menyegerakan menikah merupakan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

“Bahkan jika bapaknya belum dikubur pun boleh menikah,” lanjut Buya Yahya saat menjelaskan tentang waktu menikah.

Jadi sama sekali tidak ada hubungan antara menikah di bulan Suro atau Muharram. Sebab semua hari dan bulan menurut Allah adalah baik. Menikah boleh dilakukan di bulan apa saja. Islam tidak melarang umatnya melangsungkan pernikahan di waktu tertentu terlebih di bulan Suro atau Muharram.

Rasulullah bersabda sebagai berikut.

Janganlah kalian mencaci masa atau waktu karena Allah SWT  adalah pemilik dan pengatur masa atau waktu.'(HR Bukhari)

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa menikah di waktu apa saja tidak ada pengaruhnya terhadap kebahagiaan di masa mendatang. Sebab sakinah, mawadah dari pasangan yang menikah kembali kepada dirinya masing-masing bukan karena bulan Suro atau Muharram. Kembali lagi daripada tujuan Menikah adalah perintah Beribadah kepada Allah SWT. 

Melaksanakan sunnah rasul, menguatkan ibadah sebagai benteng kokoh akhlak manusia, serta menyempurnakan Agama.Senantiasa berdo’a bersama dua insan untuk mengabdi kepada Allah SWT, agar mendapatkan ridho nya serta menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah, dan barokah.

Terkait  Sejarah Penggunaan Simbol Bulan Bintang dalam Pandangan Islam

Jadi, menikah di bulan Muharram tidak akan mendatangkan kesialan seperti yang mitos yang berkembang di masyarakat