Perbedaan Zakat, Infaq, Wakaf, dan Shadaqah yang Perlu Kamu Ketahui

Perbedaan Zakat, Infaq, Wakaf, dan Shadaqah yang Perlu Kamu Ketahui

Oktober 27, 2022 0 By Yuliarti Selli

Harta, adalah titipan yang mana harus dijaga dengan baik, apalagi dalam pandangan Islam, perlu atta aturan atau setidaknya dikelola dengan baik berupa ilmu yang sudah ada. Kita harus mengetahui hak milik yang ada dalam harta tersebut. Karena tidak semua, harta milik kita adalah sepenuhnya milik kita.

Dengan berwakag, kita bertawakal, dengan shodaqoh, zakat, infaq, juga memberikan sebagian harta dengan tepat. Jadi, kita perlu juga penempatan yang tepat, kapan harta tersebut dijadikan shodaqoh, wakaf, maupun infaq, zakat.

Berikut penjelasan perbedaannya.

1. Dilihat dari Fungsi Sosial

Zakat: zakat sebagai wujud ibadah bagi orang muslim, di bulan Ramadhan, untuk memberikan sebagaian rizkinya untuk dibagi kepada orang yang membutuhkan.

Infaq: sebagai ibadah kepada Allah, dengan memberikan harta uang atau barang yang bermanfaat kepada orang yang membutuhkan.

Wakaf: bisa dijadikan jalan dalam pemerataan kesejahteraan umat manusia, dan sebagai solusi dalam menangani kemiskinan secara berlebih di suatu negara. Wakaf, otomatis menjadi ibadah semua orang, termasuk orang muslim. Pahalanya akan terus mengalir sampai kita wafat.

Shadaqah: sebagai perbuatan baik dan bentuk ibadah kepada Allah SWT dengan memberikan harta atau non harta (jadi, tidak berpatok pada harta) yang kita miliki ke siapa saja (bersifat materiil dan non materiil), terlebih ke orang yang membutuhkan saja.

2. Dilihat dari Sisi Hukum

Zakat: hukumnya wajib, karena masuk ke dalam salah satu rukun Islam.

Infaq: hukumnya sunnah, tidak ada batasan jumlah yang diinfakkan (semampunya) dan tidak ada batasan waktu (bisa kapan saja).

Wakaf: menurut para ulama, wakaf dianjurkan (sunnah) untuk dilakukan, jadi tidak wajib bagi yang tidak mempunyai harta lebih, yang mana bisa diwakafkan ke orang-orang membutuhkan.

Shadaqah: hukumnya sunnah Muakkadah (sunah yang sangat dianjurkan).

3. Dilihat dari Arti dan Contoh

Zakat: harta tertentu yang dikeluarkan dengan jumlah tertentu apabila telah mencapai haul dan nishob, dengan catatan diberikan kepada orang-orang tertentu. Contohnya zakat fitrah setiap bulan Ramadhan.

Infaq: memberikan harta, berupa uang atau barang yang bermanfaat kepada orang yang membutuhkan. Contoh, memasukkan uang ke kotak masjid atau memberikan barang untuk yayasan, donasi buku, dan lain-lain.

 

Wakaf: menahan harta yang dapat dimanfaatkan dengan tanpa mengurangi nilai harga, demi kepentingan bersama. Contoh wakaf yang kita ketahui, memberi sebidang tanah, membangun tempoat ibadah, dan lain sebagainya, dengan catatan untuk kepentingan bersama.

Shadaqah: pengertiannya luas, dengan memberikan apa yang kita punya, dalam catatan mampu dan sesuai ajaran Islam, baik bersifat materi maupun non materi, ke siapa saja, terlebih kepada orang yang membutuhkan. Contoh, memberikan senyuman, sholat dhuha, dan memberikan orang ke fakir miskin.

4. Dilihat dari Jenis

Zakat: zakat terdiri dari 2 jenis, yaitu zakat fitrah dan mal.

Infaq: tidak ada jenisnya, pastinya bisa berupa uang maupun barang.

Wakaf: terbagi dalam dua golongan yang mendapat, yaitu wakaf ahli (diperuntukkan bagi kepentingan dan jaminan sosial keluarga dan kerabat sendiri), dan wakaf khairi, diberikan untuk kepentingan bersama atau kemasyarakatan.

Shadaqah: tidak ada jenisnya, bisa berupa materi maupun non materi.

5. Dilihat dari Penggunaan Harta

Zakat: untuk zakat fitrah, dibayarkan setiap bulan Ramadhan, dengan pembayaran berupa makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa. Jika zakat dalam bentuk uang, maka nominal zakat fitrah disesuaikan dengan harga berat yang dikonsumsi.

Untuk  zakat mal, yaitu zakat penghasilan, lebih ke hasil pertanian, hasil laut, dan perniagaan. Masing-masing memiliki perhitungannya sendiri, contoh bisa kita lihat dalam 2,5% x jumlah harta yang tersimpan selama 1 tahun.

Infaq: tidak ada batasan jumlah dalam berinfaq, dan bisa dilakukan kapanpun.

Wakaf: untuk penggunaan harta yang diwakafkan terbagi atas dua, yaitu harta yang menghasilkan pelayanan masyarakat dan bisa digunakan secara langsung (misal, sekolah dan rumah sakit), dan harta untuk penanaman modal dalam produksi barang dan pelayanan.

Shadaqah: tidak ada batasan jumlah dalam bersadaqah, dan bisa dilakukan kapanpun.

Itulah perbedaan dari zakat, infaq, wakaf, dan sadaqah, semoga bermanfaat.