Kisah Nabi Muhammad, yang belum Diketahui Banyak Orang!

Kisah Nabi Muhammad, yang belum Diketahui Banyak Orang!

November 9, 2022 0 By Yuliarti Selli

Banyak yang masih belum tahu, sejarah nabi Muhammad SAW, yang mana menjadi panutan umat muslim dalam menjalankan kehidupan dunia akhirat. Rasulullah SAW memiliki sejarah hidup mulai dari lahir hingga meninggal, yang bisa dijadikan teladan bagi manusia.

Adanya Nabi Muhammad, menyempurnakan agama-agam sebelumnya milik Allah, dan tugas dari beliau adalah memberikan jalan lurus agar saat kembali ke hadapan Allah, bersih tanpa ada sudah masuk ke surga. Bagi yang tahu kisah sejarahnya, pasti akan terkagum dengan beliau.

Tentang Nabi Muhammad

Nabi Muhammad, merupakan nabi penutup dari nabi-nabi sebelumnya, yang mana dalam perjalanannya lebih memberikan ajaran akan agama Islam, salah satunya menyeru umat manusia untuk melakukan ibadah kepada Allah.

Nabi sendiri, mendapatkan wahyu dari Allah, beserta mukjizatnya dari Al-Quran. Al-Qur’an adalah kitab suci bagi umat Islam dan menjadi pedoman dalam hidup. Sejarah menarik dari Nabi Muhammd dimulai dari masa lahir, masa perang atau menjadi rasul, hingga masa wafat.

Nabi Muhammad dalam berdakwah, memuliakan orang apalagi kerabat dekatnya, orang yang dicinta, istri-istrinya, semua bisa dicontoh dalam hal kebaikan. Perlu diingat, bahwa cara memanusiakan manusia berasal dari Al-Qur’an dan Allah sendiri.

Masa Kelahiran

Rasulullah SAW lahir di Mekkah, pada tahun Gujarat, dimana saat itu, dipimpin oleh Abrahah Habasyah. Ia ingin merobohkan Ka’bah yang diperkirakan terjadi pada tanggal 12 Rabiul Awal. Hal tersebut tidak berjalan mulus, karena tidak dikehendaki oleh Allah SWT.

Nabi Muhammad dibesarkan oleh ayah angkat, dan ayah kandungnya sendiri (Abdullah), sudah wafat sebelum Nabi Muhammad lahir. Ibunya, hanya bisa menemani Nabi, beberapa tahun saja, dan kemudian dibesarkan oleh kakeknya bernama Abdul Muthalib.

Kakeknya hanya mengasuh selama 2 tahun, karena beliau wafat, saat umur rasul 8 tahun. Nabi kemudian diasuh oleh pamannya yang bernama Abu Thalib, beliau terkenal sebagai orang yang dermawan walaupun hidupnya fakir atau tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Masa Mendapatkan Wahyu dan jadi Rasulullah

Sebelum menjadi rasul, nabi Muhammad telah diberi karunia oleh Allah melalui wajah yang bersih dan bersinar, mengalahkan sinar bulan. Lingkungan sekitar nabi subur, dimana tempat Halimah (ibu yang menyusui Nabi) sebelumnya gersang dan kering.

Masih ada wahyu lainnya, yang mana bisa menggambarkan keesaan Allah. Dan dari situ, Allah ingin memberikan petunjuk akan datangnya nabi terakhir yang memiliki kedudukan tertinggi bagi umat manusia.

Berikut adalah urutan wahyu dan perjalanan Nabi Muhammad sampai jadi rasulullah:

1. Wahyu pertama

Nabi bermimpi didatangi oleh Malaikat Jibril, dan beliau kemudian mengasingkan diri ke gua Hira. Disana, malaikat Jibril datang, dan memberikan wahyu berupa Surat Al-‘Alaq ayat 1-4. Otomatis, dari wahyu pertama itu, Nabi Muhammad otomatis jadi rasul.

2. Berdakwah secara Diam-diam

Secara sembunyi-sembunyi, beliau melakukan dakwah akan Islam, salah satunya wahyu pertama yang sudah didapat tersebut. Pengikut pertama Nabi Muhammad untuk masuk Islam adalah Khadijah, Abu Bakar Al-Shiddiq dan Zaid bin Haritsah, Ummu Aiman, Ali bin Abu Thalib, dan Bilal bin Rabah.

3. Berdakwah secara terang-terangan

Dari sini, Allah memerintahkan untuk berdakwah secara terang-terangan, yang mana dibuktikan dalam Surat Al-Hijr ayat 94. Arti dari surat itu adalah “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.”

4. Perintah berzakat di zaman Rasulullah

Di tahun pertama saat di Madinah, Rasulullah dan sahabatnya mencoba beradaptasi untuk hidup, kemudian seiring waktu mulai sejahtera, tepatnya di tahun kedua. Di saat itu, rasul memberikan nasihat akan beberapa hal, termasuk menyampaikan kewajiban zakat.

5. Perintah berqurban

Nabi Muhammad melakukan qurban saat melakukan haji Wada di Mina. Seluruh hewan kurban yang disembelih dilakukan  setelah Shalat Idul Adha, yang tertera di Surat Al-Hajj ayat 36. Di surat tersebut juga dijelaskan mengenai tata cara dan aturan dari berqurban sendiri.

6. Peristiwa Isra Mi’raj

Dinggap juga sebagai tahun sedih, karena disini juga ada peristiwa wafatnya paman Nabi Muhammd, yaitu Abu Thalib dan istri Abu Thalib (Khadijah). Allah memerintahkan Muhammad untuk melakukan perjalanan dari Masjidil Haram hingga ke Masjidil Aqsa. Dari situ, wahyu perintah salat muncul.

Masa Menuju dan Wafatnya Nabi Muhammad

Nabi Muhammd meninggal pada usia 64 tahun, dimana saat itu tidak ada sahabat yang hadir, yaitu Abu Bakar di Madinah. Pada saat Abu Bakar tahu, beliau langsung datang ke rumah Aisyah untuk berduka.

Sahabat Nabi yang dermawan, diantaranya: Abu Bakar As-Shidiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan Talhah bin Ubaidillah. Dari situlah, diketahui sahabat Nabi ini, dianggap loyal dengan Nabi Muhammd begitu juga dengan agama Islam.

Wafatnya Nabi Muhammad, menandakan bahwa kenabian seudah berakhir, dan tinggallah zaman-zaman yang tinggal menunggu kiamat dan penghisaban kelak. Pastinya, kita harus selalu ingat dengan Nabi dan Al-Qur’an, beserta Allah sebagai penyelamat.

Jadi, itulah penjelasan mengenai sejarah nabi Muhammad dari lahir hingga wafat. Semoga bermanfaat.